< kamu dan bandara - l u n e
kamu dan bandara
image

waktu telah banyak berlalu dan banyak merubah segalanya.

termasuk kita.

kamu sudah berubah menjadi lelaki dewasa yang baru saja lulus dari sebuah sekolah penerbangan dan mungkin sekarang menjadi pengemudi pesawat terbang. aku juga sudah berubah menjadi sedikit banyak dewasa. aku sedang menempuh studiku disalah satu perguruan tinggi sambil menjadi photographer freelance di beberapa majalah dan surat kabar.

sudah lama kita tidak bertatap muka. aku hanya tahu kabarmu dari sosial mediamu yang selalu kukunjungi di waktu senggangku.

kamu nampak sedikit lebih tinggi dan dewasa di fotomu. kamu juga nampak lebih tegap dan tampan disana.

andai kamu tahu, aku masih sering berkunjung ke perpustakaan kota untuk mengenangmu. aku juga masih suka dan terus akan suka mengantar sanak saudara, kerabat ataupun teman ke bandara. ataupun hanya membeli segelas kopi disalah satu kedai kopi lalu duduk disana mengenangmu.

bandara adalah tempat favoritmu. disana kamu bisa menenmukan banyak ekspresi, senang karena akan pulang, senang karena akhirnya pergi untuk pulang, sedih karena harus pulang ataupun sedih karena harus pergi, katamu dulu. katamu juga dinding bandara sebenarnya menyimpan dan menyaksikan banyak kisah cinta romantis yang mungkin lebih romantis dari kisah cinta manapun. juga menyaksikan pula kisah cinta memilukan dari kisah cinta manapun di dunia ini.

dan untuk kasus kita, bandara menyimpan yang kedua.

bandara dan pesawatlah yang membuatku merelakamu, karena seseorang dengan sayap sepertimu tidak pantas untuk tinggal dan sudah semestinya terbang.